Well guys... bicara tentang Solo, maka tidak bisa
lepas dari kulinernya. Kira-kira apa ya makanan khas solo? salah satunya ya... ”timlo”. Lhoh, kok
kayak group lawak malah? wah masalah group lawaknya kita ga bisa jelasin guys... ra mudeng, hehe... Saat ini sudah banyak warung
yang menjual nasi tiomlo di solo. Tapi
warung timlo yang paling melegenda dan disebut-sebut sebagai cikal bakalny nasi
timlo di solo adalah.....”timlo sastro”, (JENG JENG !)
Lokasinya ada di sudut Pasar Gede, yang berseberangan dengan kantor walikota surakarta.
Wong Solo lebih
mengenalnya dengan nama timlo (m)Balong karena lokasinya ada di kampung
mbalong. Seperti namanya, timlo sastro awalnya diramu dan di temukan oleh mbah
sastro (1952) .. yang kini telah almarhum karena jasa beliaulah rasa timlo sastro
kini bisa melegenda dan menjadi icon makanan khas solo. Sekarang warung timlo sastro di kelola oleh generasi keempat mbah sastro.
Oops ! ini bukan porsi sesungguhnya hlo .. (udah dimakan sebagian :D)
Ada yang unik dari
warung ini yaitu selalu buka jam 6:30-jam 15:30... ga ada kompromi,,hihihi.tau kenapa?..wah gak sempet kita tanya
guys,,cxixixi,,
Bagi kamu-kamu yang belom pernah nyobain yang namanya nasi timlo.. nyOk,,,kita ajak
bayangin ^^
Nasi timlo berisi
nasi dan kuah dengan berbagai macam isi, seperti ati ampela, semur telur bebek
berwarna kecoklatan, potongan daging ayam, dan sosis.
Menurut kita nie yang unik juga dari kuah timlonya... gmn y?? Susah gambarinnya, hehe,
Gini, kuahnya itu
berisi jeroan, tapi kuahnya itu hlo, kok bisa bening, ringan gitu kalo di
sruuupuuut... hemmmm maknyuuuus ! Buruaan cobain dech pokoknya, hehe.
Untuk menyantap satu
mangkok timlo sastro komplit... anda harus merogoh kocek, Rp,12.000
O iya...saat menyantap nasi timlo sastro, kamu2 bakal disuguhi live music kroncong yang emang udah routine ngetem d situ... :)
So, selamat mencoba ! ^^












