Jumat, 30 Maret 2012

"Timlo Sastro" Solo yang melegenda

Diposting oleh Tonny and Intan on Vacation di 09.25 2 komentar
Yukk.. wisata kuliner dulu bentar untuk mengisi perut yang sudah bernyanyi merdu daritadi :)


Well  guys... bicara tentang Solo, maka tidak bisa lepas dari kulinernya. Kira-kira apa ya makanan khas solo? salah satunya ya... ”timlo”. Lhoh, kok kayak group lawak malah? wah masalah group lawaknya kita ga bisa jelasin guys... ra mudeng, hehe... Saat ini sudah banyak warung yang menjual nasi tiomlo di solo. Tapi  warung timlo yang paling melegenda dan disebut-sebut sebagai cikal bakalny nasi timlo di solo adalah.....”timlo sastro”, (JENG JENG !)



Lokasinya ada di sudut Pasar Gede, yang berseberangan dengan kantor walikota surakarta.
Wong Solo lebih mengenalnya dengan nama timlo (m)Balong karena lokasinya ada di kampung mbalong. Seperti namanya, timlo sastro awalnya diramu dan di temukan oleh mbah sastro (1952) .. yang kini telah almarhum karena jasa beliaulah rasa timlo sastro kini bisa melegenda dan menjadi icon makanan khas solo.  Sekarang warung timlo sastro di kelola oleh generasi keempat mbah sastro.

Oops ! ini bukan porsi sesungguhnya hlo .. (udah dimakan sebagian :D)


 Ada yang unik dari warung ini yaitu selalu buka jam 6:30-jam 15:30... ga ada kompromi,,hihihi.tau kenapa?..wah gak sempet kita tanya guys,,cxixixi,,
Bagi kamu-kamu yang belom pernah nyobain yang namanya nasi timlo.. nyOk,,,kita ajak bayangin ^^
Nasi timlo berisi nasi dan kuah dengan berbagai macam isi, seperti ati ampela, semur telur bebek berwarna kecoklatan, potongan daging ayam, dan sosis.
Menurut kita nie yang unik juga dari kuah timlonya... gmn y?? Susah gambarinnya, hehe,
Gini, kuahnya itu berisi jeroan, tapi kuahnya itu hlo, kok bisa bening, ringan gitu kalo di sruuupuuut... hemmmm maknyuuuus ! Buruaan cobain dech pokoknya, hehe.
Untuk menyantap satu mangkok timlo sastro komplit... anda harus merogoh kocek, Rp,12.000



O iya...saat menyantap nasi timlo sastro, kamu2 bakal disuguhi live music kroncong yang emang udah routine ngetem d situ... :) 




So, selamat mencoba ! ^^









Minggu, 25 Maret 2012

Telaga Sarangan

Diposting oleh Tonny and Intan on Vacation di 22.01 0 komentar
Well guys,threat pertama kami akan dimulai dengan cerita kami tentang petualangan ke telaga sarangan. Check this out J


Telaga sarangan adalah sebuah telaga indah yang terletak di perbatasan jateng-jatim. Telaga Sarangan yang juga dikenal sebagai telaga pasir ini adalah sebuah telaga alami yang terletak di kaki Gunung Lawu, di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Berjarak sekitar 16 kilometer arah barat kota Magetan. Telaga ini luasnya sekitar 30 hektar dan berkedalaman 28 meter. Dengan suhu udara antara 18 hingga 25 derajat Celsius.Telaga Sarangan merupakan obyek wisata andalan Magetan. Di sekeliling telaga terdapat dua hotel berbintang, 43 hotel kelas melati, dan 18 pondok wisata. Di samping puluhan kios cendera mata, pengunjung dapat pula menikmati indahnya Sarangan dengan berkuda mengitari telaga, atau mengendarai kapal cepat. Fasilitas obyek wisata lainnya pun tersedia, misalnya rumah makan, tempat bermain, pasar wisata, tempat parkir, sarana telepon umum, tempat ibadah, dan taman. (sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Telaga_Sarangan).
Kami pergi ke telaga sarangan pada hari Sabtu jadi lumayan ramai ketika sampai disana. Pada awalnya ketika kami mau pergi, kami masih bingung apakah mengendarai bus atau motor dan akhirnya diputuskan untuk pergi dengan motor+bus, hehe itu karena mengingat sedang musim hujan dan perjalanan yang jauh..(mungkin 3jam-an). Bagi kamu yang sepikiran dengan kami, motor dapat dititipkan di parkiran terminal setelah itu dilanjutkan dengan naik bus jurusan Tawangmangu (harga tiket bus 8rb---> Terminal Tirtonadi Solo). Setelah sampai di terminal Tawangmangu perjalanan dilanjutkan dengan naik angkutan L300 (harga tiket 20rb untuk 1 atau 2 org --->maaf lupa :D hehehe) yang banyak ngetem disana tentu saja cari yang jurusan Sarangan. Naik angkutan ini cukup seru hlooo karena harus berdesak-desakan dengan penjual sayur, anak sekolah, dan penduduk sekitar, hehe (mungkin ada 15 orang :O wooow !)
PERLU DIKETAHUI angkutan menuju telaga Sarangan memang cukup banyak namun untuk kembali ke terminal Tawangmangu sangat jarang karena angkutan tersebut biasanya mengangkut penjual sayuran. Bisa jadi kamu harus merogoh kantong yang dalam untuk kembali ke terminal… Nah, maka dari itu pintar-pintarlah berkomunikasi dengan si sopir angkutan saat berangkat agar mau menunggumu saat berekreasi di telaga, hehe :P. Tentu saja kamu membayar lebih dari harga tiket pada umumnya tapi gak sedalam seperti kasus sebelumnya kok :D hihihi
Nah inilah rute perjalanan kami :
Akhirnya, pada jam 1 siang kami sampai juga di telaga sarangan setelah perjalanan yang lumayan lama tapi menyenangkan dan menyegarkan tentunya J. Di telaga banyak sekali pengunjung dan penjual yang menawarkan dagangannya mulai dari pernak pernik oleh-oleh, pakainan, makanan (bakso dan sate kelinci), penginapan, jasa kuda, speed boat dan bebek motor. Nuansa pegunungan yang segar dan sejuk terhampar telaga indah dengan air kehijauan dan terdapat sebuah ‘pulau kecil’ di tengahnya J
TIPS untuk menikmati telaga sarangan : untuk berkeliling di sekitar telaga lebih asyik dengan jalan kaki, ga jauh kok hanya sekitar 30menit tapi bila ingin mencoba hal yang baru dapat memanfaatkan persewaan kuda dengan tarif 40rb per orangnya.. Atau dengan angkutan air, ada yang speedboat dan slowboat (itu istilah kami sendiri, hehe soalnya itu mirip perahu bebek tapi bermesin) tarif kedua angkutan ini 40rb.


Nah ini foto penjual yang berjejer di sepanjang jalan masuk telaga ..

Selain penjual souvenir juga ada penjual sayur dan buah-buah tapi lokasinya agak masuk ke belakang ...disini kamu dapat membeli buah dengan harga murah banget tapi, jangan lupa nawar ya..


ini kami J


Pengikut

 

Tonny and Intan on Vacation Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos