Rabu, 01 Agustus 2012

FLYING FOX Selo

Diposting oleh Tonny and Intan on Vacation di 21.27 0 komentar

                  Waaah udah lama banget yak ternyata ga posting, hihi harap dimaklumi yaa soalnya baru agak sibuk :P *alesan. Nah, artikel perjalanan berikutnya ni guys yaitu tentang wahana flying fox di Selo! Kenapa wahananya bukan tempat/daerah wisatanya? *soalnya ini tempat bersejarah bagi kami berdua hehe


                Flying Fox ini letaknya di jalur wisata Borobudur-Selo-Boyolali melewati tikungan tajam yang berulang di Desa Genting, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Hati-hati ya saat melewati jalan ini soalnya tikungannya tajam dan sempit. Nah di tikungan inilah wahana ini bertengger dengan tulisan FLYING FOX berwarna kuning dengan latar belakang merah *lumayan mencolok lah J
                Wahana ini ga ada lahan parkir khusus yang luas guys, tapi ada lahan yang lumayan di pinggir jalan, parkir aja disitu… InsyaAllah ga ilang kendaraannya soalnya banyak juga penduduk sekitar yang nongkrong di situ, hehe. Flying fox ini letaknya di tebing  yang membentang di antara 2 gunung, Merapi dan Merbabu. Ada 2 jalur guys, yang panjang 300 meter dan yang pendek 200 meter keduanya berada di ketinggian 25 meter. Tapi mas petugasnya bilang lebih baik pilih yang jalur panjang aja soalnya kalo yang pendek lebih curam.., begitu J
                Hanya dengan 20ribu/orang kamu bisa mendapatkan pengalaman yang sangat sangaaat menyenangkan. Dijamin SERU ! Kamu bebas deh berteriak saat meluncur *saya juga! Pokoknya rasanya otak, tubuh, jiwa raga, rohani, dll jadi fresh *hehe
Sebelum meluncur J

So, tunggu apa lagi?

Selamat mencoba ! J

Rabu, 02 Mei 2012

Agrowisata Sondokoro

Diposting oleh Tonny and Intan on Vacation di 10.05 1 komentar
Yuk, jalan-jalan ke kota Solo tercinta… !

                 Saatnya liburan nih ke tempat rekreasi keluarga yang ada di Solo salah satunya maen ke Pabrik Gula Tasikmadu SONDOKORO, Karanganyar. Rutenya nih dari arah solo ke arah karanganyar lalu di perempatan Jl.Lawu belok kiri, jalan sekitar 1 km. Kalian akan memasuki kawasan pabrik gula madukismo..  Naaah ikuti saja penunjuk/tanda masuk ke agrowisata sondokoro dan pada akhirnya kalian akan menemui ........... JENG  JENG !

                                  
                 
              Dahulu kala tempat rekreasi seluas 28 hektar ini cuma lahan kosong … tapi kemudian  pada tanggal 18 Desember 2005 tempat ini diresmikan untuk dimanfaatkan pengembangan aset. Nah, sebenernya para pembaca tau ga sih asal usul kata ‘SONDOKORO’ ??  Yang bisa jawab kita kasih hadiah deeh .. hihihi J
                Sebenarnya kata sondokoro ini adalah nama desa yang dulu konon ceritanya tuh berasal dari nama Kyai Sondo dan Kyai Koro guys … yang bertarung 40 hari 40 malam demi mendapatkan menantu bagi anak gadis mereka yang sama-sama mencintai Tumenggung Joyo Lelono (akh .. bapak yang perhatian sekali :D). Namun pertarungan tersebut berakhir imbang tanpa ada yang menang ataupun kalah karena mereka berasal dari satu perguruan yang sama. Kemudian oleh penduduk setempat, tempat tersebut di namai SONDOKORO yang di ambil dari nama Kyai Sondo dan Kyai Koro, yang petilasannya dapat dilihat di lokasi Jalan Refleksi yang berada di Wahana SRI WIDOWATI, yang diambil dari nama anak gadis Kyai Sondo.
                   Nah begitu tuh critanyaa .. sekarang apa aja hya fasilitas yang ada di tempat ini ?
1. Pabrik Gula dengan fasilitas sepur kayunya (untuk yang wisata ada 3 kereta  menggunakan tenaga uap yang bahan bakarnya dari kayu hlo guys, tiketnya cuma 6000/orang)

(maap yak agak mblawur, hehe)
2. Dunia kreasi anak,  ada mandi bola, kolam renang yang dalamnya 30 cm, seluncuran anak, tangga gantung kecil, dll. Cocok deh buat keluarga yang bawa anak kecil yang imut-imut *seperti saya ^^, hehe (tiket 5000/orang)

mblawur (lagi !) :p
3. Taman air anak (harga tiketnya 4000/orang)
4. Flying fox (5000/orang)
5. Jembatan gantung (nie merupakan jalan yang menghubungkan pohon dengan pohon yg berjarak sekitar 20m, tiketnya 4000/orang)
6. Taman santai
7. Komidi putar (4000/orang)
8. Taman mesin lawas (ni cuma taman yang di buat dari mesin pabrik yang tidak terpakai mesin buatan tahun 1926)
narsis dikit :p hehe

9. Wahana SRI WIDOWATI (ini merupakan tempat refleksi pijat kaki dengan ikan.... tiket 4000/orang) 
10. Kolam renang dan plorotan (kedalaman 60-160 cm)
                 Ga cuma rekreasi guys, tapi pas musim giling Mei - Oktober, pengunjung bisa menyaksikan proses penggilingannya. Bagi yang melakukan penelitian dapat melengkapi datanya di perpustakaan Pabrik Gula Tasikmadu. Kalau kalian lapar ga perlu khawatir. Di Sondokoro juga ada rumah makan bernama Cafe de Loco yang menjual aneka makanan. Ada juga Griya Resto Sondokoro juga bisa menjadi pilihan untuk mengisi perut yang lapar. Pedagang souvenir pun ada di sana kok. Jadi, ga perlu pikir lama untuk membeli oleh-oleh keluarga di rumah. Tinggal pilih souvenir apa yang disukai dan pulang membawa oleh-oleh ^^. Di Sondokoro juga ada beberapa hewan seperti beberapa macam burung dan kera tempatnya di taman mesin lawas.

                 Hmmmm …
                 Mau buka rahasia sedikit nih guys.. hehe (ß keliatan mencurigakan! :P) 
                 Sebenarnya saat kami pergi kesana pada hari Senin, berangkat dari rumah memang sudah agak sore karena kami berpegang pada informasi jam buka Sondokoro di internet, setelah diperkirakan lama perjalanan dan lain sebagainya, hya kira-kira jam 4an sudah sampai dan masih buka wisatanya, pikir kami.
Setelah perjalanan yang lumayan jauh, akhirnya kami sampai juga dan ketika sampai dipintu gerbang, ternyata…… SEPI!! Hloh kok udah tutup??
                 Waaah, kecewa berat deh L Karena udah kepalang tanggung dah sampe disana, kami nekatin aja masuk, hihi soalnya pas itu ada juga nih bapak2 yang naik motor juga masuk ke dalem …
Baru masuk beberapa meter, ketemu nih sama petugas yang ada disana (ß waduh ketahuan! hehe) Karena penasaran, kami tanya-tanya deh sama si bapak petugas. Ternyata kata si bapak, pada hari kerja Sondokoro tutup pada jam 4 sore sedangkan pada hari libur tutp jam 5 sore guys!
Karena si bapak yang kami temui ini baik hati, kami diperbolehkan masuk buat muter-muter Sondokoro GRATIS :P hehehe tapi semua fasilitas udah ga dijalankan... kan udah tutup. So, kami berkeliling deh disana J

Ini nih .. cuplikan gambar-gambarnya J













Jumat, 30 Maret 2012

"Timlo Sastro" Solo yang melegenda

Diposting oleh Tonny and Intan on Vacation di 09.25 2 komentar
Yukk.. wisata kuliner dulu bentar untuk mengisi perut yang sudah bernyanyi merdu daritadi :)


Well  guys... bicara tentang Solo, maka tidak bisa lepas dari kulinernya. Kira-kira apa ya makanan khas solo? salah satunya ya... ”timlo”. Lhoh, kok kayak group lawak malah? wah masalah group lawaknya kita ga bisa jelasin guys... ra mudeng, hehe... Saat ini sudah banyak warung yang menjual nasi tiomlo di solo. Tapi  warung timlo yang paling melegenda dan disebut-sebut sebagai cikal bakalny nasi timlo di solo adalah.....”timlo sastro”, (JENG JENG !)



Lokasinya ada di sudut Pasar Gede, yang berseberangan dengan kantor walikota surakarta.
Wong Solo lebih mengenalnya dengan nama timlo (m)Balong karena lokasinya ada di kampung mbalong. Seperti namanya, timlo sastro awalnya diramu dan di temukan oleh mbah sastro (1952) .. yang kini telah almarhum karena jasa beliaulah rasa timlo sastro kini bisa melegenda dan menjadi icon makanan khas solo.  Sekarang warung timlo sastro di kelola oleh generasi keempat mbah sastro.

Oops ! ini bukan porsi sesungguhnya hlo .. (udah dimakan sebagian :D)


 Ada yang unik dari warung ini yaitu selalu buka jam 6:30-jam 15:30... ga ada kompromi,,hihihi.tau kenapa?..wah gak sempet kita tanya guys,,cxixixi,,
Bagi kamu-kamu yang belom pernah nyobain yang namanya nasi timlo.. nyOk,,,kita ajak bayangin ^^
Nasi timlo berisi nasi dan kuah dengan berbagai macam isi, seperti ati ampela, semur telur bebek berwarna kecoklatan, potongan daging ayam, dan sosis.
Menurut kita nie yang unik juga dari kuah timlonya... gmn y?? Susah gambarinnya, hehe,
Gini, kuahnya itu berisi jeroan, tapi kuahnya itu hlo, kok bisa bening, ringan gitu kalo di sruuupuuut... hemmmm maknyuuuus ! Buruaan cobain dech pokoknya, hehe.
Untuk menyantap satu mangkok timlo sastro komplit... anda harus merogoh kocek, Rp,12.000



O iya...saat menyantap nasi timlo sastro, kamu2 bakal disuguhi live music kroncong yang emang udah routine ngetem d situ... :) 




So, selamat mencoba ! ^^









Minggu, 25 Maret 2012

Telaga Sarangan

Diposting oleh Tonny and Intan on Vacation di 22.01 0 komentar
Well guys,threat pertama kami akan dimulai dengan cerita kami tentang petualangan ke telaga sarangan. Check this out J


Telaga sarangan adalah sebuah telaga indah yang terletak di perbatasan jateng-jatim. Telaga Sarangan yang juga dikenal sebagai telaga pasir ini adalah sebuah telaga alami yang terletak di kaki Gunung Lawu, di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Berjarak sekitar 16 kilometer arah barat kota Magetan. Telaga ini luasnya sekitar 30 hektar dan berkedalaman 28 meter. Dengan suhu udara antara 18 hingga 25 derajat Celsius.Telaga Sarangan merupakan obyek wisata andalan Magetan. Di sekeliling telaga terdapat dua hotel berbintang, 43 hotel kelas melati, dan 18 pondok wisata. Di samping puluhan kios cendera mata, pengunjung dapat pula menikmati indahnya Sarangan dengan berkuda mengitari telaga, atau mengendarai kapal cepat. Fasilitas obyek wisata lainnya pun tersedia, misalnya rumah makan, tempat bermain, pasar wisata, tempat parkir, sarana telepon umum, tempat ibadah, dan taman. (sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Telaga_Sarangan).
Kami pergi ke telaga sarangan pada hari Sabtu jadi lumayan ramai ketika sampai disana. Pada awalnya ketika kami mau pergi, kami masih bingung apakah mengendarai bus atau motor dan akhirnya diputuskan untuk pergi dengan motor+bus, hehe itu karena mengingat sedang musim hujan dan perjalanan yang jauh..(mungkin 3jam-an). Bagi kamu yang sepikiran dengan kami, motor dapat dititipkan di parkiran terminal setelah itu dilanjutkan dengan naik bus jurusan Tawangmangu (harga tiket bus 8rb---> Terminal Tirtonadi Solo). Setelah sampai di terminal Tawangmangu perjalanan dilanjutkan dengan naik angkutan L300 (harga tiket 20rb untuk 1 atau 2 org --->maaf lupa :D hehehe) yang banyak ngetem disana tentu saja cari yang jurusan Sarangan. Naik angkutan ini cukup seru hlooo karena harus berdesak-desakan dengan penjual sayur, anak sekolah, dan penduduk sekitar, hehe (mungkin ada 15 orang :O wooow !)
PERLU DIKETAHUI angkutan menuju telaga Sarangan memang cukup banyak namun untuk kembali ke terminal Tawangmangu sangat jarang karena angkutan tersebut biasanya mengangkut penjual sayuran. Bisa jadi kamu harus merogoh kantong yang dalam untuk kembali ke terminal… Nah, maka dari itu pintar-pintarlah berkomunikasi dengan si sopir angkutan saat berangkat agar mau menunggumu saat berekreasi di telaga, hehe :P. Tentu saja kamu membayar lebih dari harga tiket pada umumnya tapi gak sedalam seperti kasus sebelumnya kok :D hihihi
Nah inilah rute perjalanan kami :
Akhirnya, pada jam 1 siang kami sampai juga di telaga sarangan setelah perjalanan yang lumayan lama tapi menyenangkan dan menyegarkan tentunya J. Di telaga banyak sekali pengunjung dan penjual yang menawarkan dagangannya mulai dari pernak pernik oleh-oleh, pakainan, makanan (bakso dan sate kelinci), penginapan, jasa kuda, speed boat dan bebek motor. Nuansa pegunungan yang segar dan sejuk terhampar telaga indah dengan air kehijauan dan terdapat sebuah ‘pulau kecil’ di tengahnya J
TIPS untuk menikmati telaga sarangan : untuk berkeliling di sekitar telaga lebih asyik dengan jalan kaki, ga jauh kok hanya sekitar 30menit tapi bila ingin mencoba hal yang baru dapat memanfaatkan persewaan kuda dengan tarif 40rb per orangnya.. Atau dengan angkutan air, ada yang speedboat dan slowboat (itu istilah kami sendiri, hehe soalnya itu mirip perahu bebek tapi bermesin) tarif kedua angkutan ini 40rb.


Nah ini foto penjual yang berjejer di sepanjang jalan masuk telaga ..

Selain penjual souvenir juga ada penjual sayur dan buah-buah tapi lokasinya agak masuk ke belakang ...disini kamu dapat membeli buah dengan harga murah banget tapi, jangan lupa nawar ya..


ini kami J


Pengikut

 

Tonny and Intan on Vacation Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos